Pertumbuhan Ekonomi AS Direvisi, Harga Emas Global Melemah – viva.co.id

VIVAnews – Harga emas berjangka melemah pada penutupan perdagangan Jumat di Bursa New York, Amerika Serikat. Meningkatnya sentimen konsumen Amerika Serikat dan kekuatan dalam barometer bisnis Chicago berkontribusi pada kenaikan saham, sehingga memikat investor untuk menjauh dari pasar logam mulia.

Seperti dikutip dari laman Marketwatch, Senin 3 Maret 2014, harga emas berjangka untuk pengiriman April selama satu pekan yang lalu membukukan kerugian 0,2 persen atau menjadi penurunan pertama dalam empat pekan terakhir. Tetapi secara bulanan, harga emas berjangka selama Januari 2014 naik 6,6 persen.

Harga emas berjangka untuk pengiriman April turun US$10,20 (0,8 persen) ke level US$1.321,60 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Kondisi negatif juga terjadi pada harga komoditas logam lainnya seperti harga perak berjangka untuk pengiriman April yang melemah 11 sen (0,5 persen) atau sebesar US$21,24 per ounce.

Departemen Perdagangan Amerika Serikat merilis proyeksi produk domestik bruto (PDB) kuartal keempat tahun lalu pada Jumat. Pemerintah AS merevisi perkiraan PDB menjadi tumbuh 2,4 persen, atau sesuai dengan harapan pasar sebelumnya.

Revisi tersebut karena pemerintah masih belum memiliki data yang komplet saat membuat perkiraan pertama.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini masih stabil alias tidak bergerak.

Harga emas batangan Antam dijual Rp551.000 untuk ukuran satu gram atau sama dengan perdagangan sebelumnya pada Jumat 28 Februari 2014.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.610.000, ukuran 10 gram Rp5.170.000, ukuran 25 gram Rp12.850.000, ukuran 50 gram Rp26.650.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp51.250.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp128.000.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp255.800.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga masih tetap dipatok pada level Rp491.000 per gram atau sama dengan perdagangan sebelumnya.(viva.co.id)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.