Saatnya Beli Emas

VIVA.co.id – Harga emas dunia naik tipis diawal pekan dan mencatatkan level tertinggi dalam tiga bulan.

Kenaikan itu dipicu melemahnya bursa saham Amerika Serikat (AS) dan mendorong investor melakukan aksi beli emas sebagai investasi yang dinilai aman.

Harga emas sedikit berubah menjadi US$1.128,80 per ons terkuat sejak 3 November tahun lalu.  Harga emas AS untuk pengiriman April naik 0,2 persen menjadi US$1.129,80 per ons, demikian dilansir dariCNBC, Selasa 2 Februari 2016.

Ekspansi manufaktur global yang dipercepat sedikit melemah pada awal 2016 karena pertumbuhan di pasar lebih cepat untuk mengimbangi kontraksi di negara berkembang.

“Perekonomian AS bisa menderita, dengan inflasi yang tersisa terlalu rendah, jika volatilitas di pasar keuangan terus berlanjut dan sinyal perlambatan ekonomi global,” kata Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer.

Emas domestik 

Harga emas di Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini turun Rp1.000 dari Rp548 ribu per gram menjadi Rp547 ribu per gram.

Sementara itu, untuk pembelian kembali (buyback), harga emas batangan juga turun Rp1.000 dari Rp492 ribu per gram pada pekan lalu menjadi Rp491 ribu per gram.

Berikut daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan terkecil hingga terbesar hari ini dilansir dari laman logam mulia, Senin 1 Februari 2016.

Harga emas lima gram dijual Rp2,590 juta, 10 gram Rp5,130 juta, 25 gram Rp12,750 juta, 50 gram Rp25,450 juta, 100 gram Rp50,850 juta, 250 gram Rp127,000 juta, dan 500 gram Rp253,800 juta.

Sementara itu, harga emas batangan kemasan Natal dua dan lima gram masing-masing dihargai Rp1,079 juta dan Rp2,615 juta.

Untuk harga produk Batik all series, Antam menetapkan harga emas 10 gram senilai Rp5,580 juta dan harga emas 20 gram Rp10,765 juta. Untuk pembelian langsung di kantor Antam, seluruh ukuran emas tersedia. (bisnis.news.viva.co.id)(dk)

 

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.