Setelah FOMC, Emas Naik

Harga emas ditutup menguat sedikit pada sesi perdagangan AS namun turun dari harga tinggi dalam dua minggu yang dicapai semalam. Harga perak juga naik dalam 24 jam terakhir dan sekarang diperdagangkan tidak jauh di bawah harga tinggi tahunan yang dicapai di awal Juli. Pernyataan FOMC pada Rabu sore dan indeks dolar AS yang melemah berakibat terangkatnya pasar logam berharga. Emas Comex Agustus terakhir naik $5,50 per ounce pada $1,332.20. Perak Comex September terakhir naik $0,225 di $20,22 per ounce.

Trader dan investor di seluruh dunia masih mencerna pernyataan dari U.S. Federal Reserve’s Open Market Committee (FOMC) pada Rabu sore ini. Tidak ada perubahan dalam kebijakan moneter AS seperti yang diumumkan. Namun, pernyataan itu dianggap sedikit dovish dan tampaknya mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga yang akan diumumkan pada bulan September.

Dengan pertemuan FOMC yang sudah berlalu, perhatian beralih ke pertemuan Bank of Japan  yang dimulai pada Kamis dan berakhir pada Jumat. Diharapkan BOJ akan mengumumkan semacam paket stimulus kebijakan moneter baru. Resiko yang bisa terjadi sekarang tampaknya adalah paket stimulus yang akan mengecewakan pasar Asia-akibat harapan yang tinggi untuk paket stimulus moneter yang agresif sudah terjadi di pasar.

Kunci “outside market” lainnya pada hari Kamis melihat harga minyak mentah Nymex lebih rendah, mencapai harga terendah selama tiga bulan dan melayang tepat di atas $41,00 per barel. Pasar minyak mentah yang sedang mengalami tren turun ini menjadi faktor bearish (penurunan) untuk pasar emas baru-baru ini. Jika minyak mentah terus mengalami tren turun, akan sulit untuk emas dan perak untuk bulls (naik).

Z


Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.