Tertekan di Pasar Global, Harga Emas Kembali Jatuh -bisnis.news.viva.co.id-

VIVAnews – Harga emas berjangka mengalami tekanan pada sesi perdagangan Senin di Bursa New York, Amerika Serikat. Perdagangan pun ditutup saat harga emas jatuh di bawah level US$1.200. Kondisi ini menghilangkan harapan emas dapat meraih hasil yang membahagiakan pada akhir tahun.

Seperti diberitakan Marketwatch, Selasa 24 Desember 2013, kontrak emas untuk pengiriman Februari turun US$6,70 (0,6 persen) ke level US$1.197 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Pada Jumat pekan lalu, perdagangan emas berjangka berakhir dengan harga naik di atas US$1.200 per ounce untuk menutup kerugian 3 persen pada sesi Kamis sebelumnya. Tapi, sesi Jumat itu adalah satu-satunya hari yang positif untuk emas dalam sepekan lalu. Kenaikan harga emas pada Jumat dipengaruhi laporan data ekonomi AS yang menunjukkan pertumbuhan kuartal ketiga lebih baik dari perkiraan.

Tekanan terhadap harga emas pada Senin karena data terbaru menunjukkan belanja konsumen AS naik 0,5 persen pada November atau merupakan laju tercepat sejak Juni lalu. Sementara itu pendapatan pribadi dilaporkan naik 0,2 persen pada November. Meski angka konsumsi ini selaras dengan perkiraan, namun para ekonom sebelumnya memproyeksikan kenaikan pendapatan pribadi adalah 0,4 persen.

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk juga melaporkan bahwa harga emas batangan pada transaksi hari ini turun.

Harga emas batangan Antam dijual Rp524.000 untuk ukuran 1 gram atau melemah Rp2.000 dari transaksi sebelumnya, Jumat 20 Desember 2013, sebesar Rp526.000.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.475.000, ukuran 10 gram Rp4.900.000, ukuran 25 gram Rp12.175.000, ukuran 50 gram Rp24.300.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp48.550.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp121.250.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp242.300.000.

Harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga turun Rp2.000, karena dipatok pada level Rp464.000 per gram, dari transaksi sebelumnya Rp466.000.

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.