Tiga Sesi Beruntun Turun, Harga Emas Dunia Akhirnya Naik

CHICAGO, KOMPAS.com – emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mengalami kenaikan pada Senin (26/10/2015) waktu setempat Selasa pagi WIB), setelah tiga hari beruntun turun.

Kenaikan didorong oleh lemahnya data perumahan AS sehingga menekan mata uang dollar AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 3,4 dollar AS, atau 0,29 persen, menjadi 1.166,20 dollar AS per ounce.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan rumah baru jatuh ke tingkat tahunan 468.000 unit pada September merupakan tingkat terendah sejak November tahun lalu, jauh lebih rendah dari yang diharapkan. Hal tersebut menekan dollar AS terhadap mata uang dunia lainnya.

Analis mencatat emas dan dollar AS biasanya bergerak berlawanan arah.  Melemahnya greenback (julukan dollar AS) bisa menjadi positif bagi harga komoditas dalam dollar AS, karena membuat mereka lebih murah bagi pengguna non-dollar.

Untuk minggu ini, Federal Reserve AS akan memulai pertemuan kebijakan dua hari pada Selasa dengan pernyataan kebijakannya akan dirilis pada Rabu sore. The Fed diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga pada akhir pertemuan ini, menurut analis.

Umumnya, kenaikan suku bunga akan mendorong dollar ASmenguat sehingga mengurangi daya tarik investasi pada emas.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Desember bertambah 7,8 sen, atau 0,49 persen, menjadi 15,905 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 4,2 dollar AS, atau 0,42 persen, ditutup pada 997,50 dollar AS per ounce. (bisniskeuangan.kompas.com)(dk)

Share
This entry was posted in Berita Emas. Bookmark the permalink.