Top 5 Emas ETF per Agustus 2017

gold_etf_jpg_1428972g

ETF (exchange-traded fund), atau dana yang diperdagangkan di bursa, adalah keamanan yang dapat dipasarkan yang melacak indeks, komoditas, obligasi, atau sekeranjang aset seperti dana indeks. Tidak seperti dana/fund lainnya, ETF diperdagangkan seperti saham biasa di bursa efek. ETF mengalami perubahan harga sepanjang hari karena mereka dibeli dan dijual. ETF biasanya memiliki likuiditas harian yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah daripada saham pada umumnya, yang menjadikan ETF alternatif yang menarik bagi investor individual.

Karena ETF diperdagangkan seperti saham, ETF tidak memiliki nilai aset bersih (NAV – net asset value) yang dihitung satu kali pada akhir hari seperti saham pada umumnya.

ETF adalah jenis dana/fund yang memiliki underlying asset (saham, obligasi, futures minyak, emas batangan, mata uang asing, dan lain-lain) dan membagi kepemilikan aset tersebut menjadi saham. Struktur kendaraan investasi yang sebenarnya (seperti perusahaan atau perusahaan investasi) akan bervariasi di setiap negara, dan di dalam satu negara bisa terdapat banyak struktur yang saling berdampingan. Pemegang saham tidak secara langsung memiliki atau memiliki klaim langsung atas investasi di dana/fund tersebut; sebaliknya, mereka secara tidak langsung memiliki aset ini.

Pemegang saham ETF berhak atas proporsi keuntungan yang didapat, seperti bunga yang diterima atau dividen yang dibayarkan, dan mereka mungkin mendapatkan nilai sisa jika dana tersebut dilikuidasi. Kepemilikan dana ini dapat dengan mudah dibeli, dijual atau ditransfer sama seperti saham, karena saham ETF diperdagangkan di bursa saham publik.

Emas terus memberikan keuntungan yang baik, dan investor yang tertarik untuk memiliki emas dapat mempertimbangkan untuk membeli emas exchange-traded fund (ETFs). Dana ini dikelola oleh ahli emas, jadi Anda memiliki kesempatan menghasilkan uang yang lebih baik daripada jika Anda melakukannya sendiri. Konon, harga emas akan selalu mempengaruhi emas ETF.

Kami telah memilih lima emas ETF teratas berdasarkan aset bersih (net). Setiap emas ETF yang dipilih ini telah menghasilkan keuntungan yang positif dari tahun ke tahun hingga saat ini. Tak satu pun dari emas ETF ini yang membayar dividen. Bacalah uraian di bawah ini dengan saksama, karena masing-masing emas ETF ini memiliki jenis biaya yang berbeda-beda. Semua angka yang dicantumkan berlaku mulai 9 Agustus 2017.

1. SPDR Gold Shares (GLD)

SPDRGoldShares185

Dana/fund ini membeli emas batangan atau yang biasa disebut dengan bullion. Satu-satunya saat dimana dana/fund ini menjual emas adalah untuk membayar biaya pengeluaran. Karena kepemilikan bullion, dana/fund ini sangat sensitif terhadap harga emas dan akan selalu mengikuti tren harga emas.

Keuntungan utama untuk memiliki emas fisik adalah tidak ada yang bisa meminjam emas fisik. Keuntungan lainnya adalah bahwa setiap bagian dari dana/fund ini mewakili lebih banyak emas daripada dana/fund lain yang tidak membeli emas fisik.

Kelemahannya adalah pajak. IRS menganggap emas adalah barang berharga yang berpajak, dan pajak untuk keuntungan jangka panjangnya sangat tinggi.

  • Rata-rata Volume: 6,793,977
  • Aset Bersih: $32.26 billion
  • YTD Return: 10.16%
  • Rasio Pengeluaran (bersih/net): 0.40%

2. iShares Gold Trust (IAU)

IAU

Ini adalah dana/fund lain yang membeli emas fisik. Dana/fund tersebut harus mengeluarkan biaya untuk transportasi, pergudangan dan asuransi emas. IAU menyimpan emasnya di tempat penyimpanan yang tersebar di seluruh planet ini. Menariknya, dana/fund tersebut tidak mencoba untuk mendapatkan keuntungan dari emas dengan menjualnya saat harga naik. Sebagai gantinya, fund manager menganggap dana/fund tersebut sebagai cara bagi investor untuk membeli dan memiliki emas batangan. Hal ini lah yang membuat dana/fund ini sangat stabil.

Karena rendahnya biaya untuk dana/fund tersebut, investor memiliki cara yang murah untuk membeli dan mengelola emas dengan cara yang tidak dapat mereka lakukan sendiri.

Memiliki dana ini dianggap memiliki koleksi oleh IRS, dan IRS memungut pajak kepemilikannya. Dan pajaknya sangat tinggi. Pada awalnya, satu bagian dari dana/fund tersebut setara dengan 1/100 ons emas. Sebenarnya, bagian menurun seiring berjalannya waktu karena biaya yang harus dikeluarkan.

  • Rata-rata Volume: 7,239,601
  • Aset Bersih: $8.59 billion
  • YTD Return: 10.29%
  • Rasio Pengeluaran (bersih/net): 0.25%

3. ETFS Physical Swiss Gold (SGOL)

SGOL menyimpan emas di tempat penyimpanan besi di Zurich. Pemilik saham memiliki sebagian dari emas tersebut. Dana/fund ini sangat likuid, artinya Anda bisa membeli dan menjual saham dengan mudah. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengambil keuntungan dengan mudah atau membeli ketika Anda ingin membeli dips.

Perbedaan utama antara SGOL dan dana/fund lainnya yang menyimpan emas fisik adalah penyimpanannya. SGOL menyimpan emasnya secara eksklusif di tempat penyimpanan di Swiss.

  • Rata-rata Volume: 34,352
  • Aset Bersih: $1.02 billion
  • YTD Return: 10.21%
  • Rasio Pengeluaran (bersih/net): 0.39%

4. PowerShares DB Gold ETF (DGL)

DGL tidak membeli emas fisik. DGL melacak indeks DBIQ Optimum Yield Gold Index Excess Return. Cara yang dilakukan DGL untuk melacak indeks ini adalah dengan membeli kontrak berjangka. Perlu dicatat bahwa investor dalam dana/fund ini menerima formulir K-1 selama musim pajak, artinya mereka harus membayar pajak sebagai mitra.

Selain itu, pengelola dana harus terus-menerus melawan contango, yaitu situasi dimana kontrak berjangka lebih tinggi dari harga spot emas masa depan. Investor kehilangan uang karena kontrak berjangka harus disesuaikan ke bawah agar sesuai dengan harga spot.

  • Rata-rata Volume: 88,615
  • Aset Bersih: $153.42 million
  • YTD Return: 9.29%
  • Rasio Pengeluaran (bersih/net): 0.77%

5. VanEck Merk Gold Trust (OUNZ)

ounz

OUNZ membeli emas fisik. Fitur unik dari dana/fund ini adalah investor dapat menukarkan saham mereka dan menerima emas batangan. Investor bisa menebus emas paling sedikit sebesar satu troy ounce.

Troy ounce adalah sebuah unit ukuran untuk bobot yang berasal dari Abad Pertengahan. Awalnya digunakan di Troyes, Prancis, troy ounce digunakan untuk mengukur logam mulia. Satu troy ounce sama dengan 31.1034.768 gram.

Troy ounce adalah satu-satunya cara ukur untuk sistem pengukuran troy yang masih digunakan di zaman modern ini. Sistem pengukuran ini digunakan untuk harga logam seperti emas, platinum dan perak. Bila harga emas dikatakan US$653/ounce, ons yang dimaksud adalah troy ounce, bukan ons yang standar. Ada 14,58 troy ounces dalam satu pon.

Ketika investor menukarkan saham mereka, mereka harus membayar biaya untuk mengeluarkan emas dari penyimpanannya. Biaya yang dikenakan bisa berupa biaya ongkos per ons atau biaya minimum. Dana/fund ini akan mengenakan biaya yang lebih mahal atau yang paling menguntungkan bagi mereka.

  • Rata-rata Volume: 25,617
  • Aset Bersih: $129.65 million
  • YTD Return: 10.01%
  • Rasio Pengeluaran (bersih/net): 0.00%

Kesimpulan

Emas harus selalu dianggap sebagai investasi spekulatif. Investor biasanya memilih ETF untuk menyebarkan resiko di antara beberapa aset lainnya. Namun, beberapa dari dana/fund ini berinvestasi secara eksklusif pada emas, jadi keuntungan atau kerugian dalam kasus tersebut terkait langsung dengan harga emas.




Berita Terkait

Share
This entry was posted in Arikel emas. Bookmark the permalink.